Senin, 07 Oktober 2013
Sisi lain Koperasi
Dalam usaha pemulihan krisis ekonomi Indonesia dewasa ini, sesungguhnya koperasi mendapatkan peluang (opportunity) untuk tampil lebih eksis. Krisis ekonomi yang diawali dengan krisis nilai tukar dan kemudian membawa krisis hutang luar negeri, telah membuka mata semua pemerhati ekonomi bahwa "fundamental ekonomi" yang semula diyakini kesahihannya, ternyata hancur lebur. Para pengusaha besar konglomerat dan industri manufaktur yang selama ini diagung-agungkan membawa pertumbuhan ekonomi yang pesat pada rata-rata 7% pertahun, ternyata hanya merupakan wacana. Sebab, ternyata kebesaran mereka hanya ditopang oleh hutang luar negeri sebagai hasil perkoncoan dan praktik mark-up ekuitas, dan tidak karena variabel endogenous (yang tumbuh dari dalam).
Setelah dicanangkan oleh pendiri negara kita, bahwa koperasi merupakan lembaga ekonomi yang cocok dengan spirit masyarakatnya, yaitu azas kekeluargaan. Bahkan disebutkan oleh Hadhikusuma (2000). Kekeluargaan adalah azas yang memang sesuai dengan jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia dan telah berurat akar dalam jiwa bangsa Indonesia. Namun sampai saat ini dalam kenyataannya peran koperasi untuk berkontribusi dalam perekonomian Indonesia belum mencapai taraf signifikan. Banyaknya masalah yang menghambat perkembangan koperasi di Indonesia menjadi problematik yang secara umum masih dihadapi.
Pencapaian misi mulia koperasi pada umumnya masih jauh dan idealism semula. Koperasi yang seharusnya mempunyai amanah luhur, yaitu membantu pemerintah untuk mewujudkan keadilan ekonomi dan sosial, belum dapat menjalani peranannya secara maksimal. Membangun koperasi menuju kepada peranan dan kedudukannya yang diharapkan merupakan hai yang sangat sulit, walau bukan merupakan hal yang tidak mungkin.
OIeh karena itu, tulisan ini tetap pada satu titik keyakinan, bahwa seburuk apapun keadaan koperasi saat mi, kalau semua komponen bergerak bersama, tentunya ada titik terang yang diharapkan muncul. Juga diharapkan mampu menjadi pencerahan bagi kita semua, tentang bagaimana koperasi dikembalikan kepada cita-cita para pendiri bangsa mi, menjadikan kegiatan ekonomi menjadi milik semua rakyat. Dengan demikian, kesenjangan ekonomi yang merembet pada kesenjangan sosial dan penyakitpenyakit masyarakat Iainnya dapat dikurangi.
Citra koperasi di masyarakat saat ini identik dengan badan usaha marginal, yang hanya bisa hidup bila mendapat bantuan dari pemerintah. Hal ini sebenarnya tidak sepenuhnya benar, karena banyak koperasi yang bisa menjalankan usahanya tanpa bantuan pemerintah. Tantangan koperasi ke depan sebagai badan usaha adalah harus mampu bersaing secara sehat sesuai etika dan norma bisnis yang berlaku . Pendapat mengenai keberadaan unit usaha koperasi dalam sistem ekonomi Indonesia, adalah: Pertama adalah yang mengutarakan perlunya mengkaji ulang
Apakah koperasi masih perlu dipertahankan keberadaannya dalam kegiatan ekonomi. Secara implisit pendapat ini menghendaki agar kita tidak perlu mempertahankan koperasi sebagai unit usaha ekonomi. Pendapat ini mewakili pemikiran kanan baru (new-right) yang tidak begitu mempermasalahkan konsentrasi ekonomi di kalangan segelintir orang dalam masyarakat dan tidak menghendaki adanya pertanda pandangan populis di dalam masyarakat. Kedua, adalah pendapat yang memandang bahwa unit usaha koperasi dipandang perlu untuk dipertahankan sekadar untuk tidak dianggap menyeleweng dari UUD 1945.Pendapat inilah yang selama ini hidup dalam pemikiran bara birokratpemerintahan. Ketiga, adalah pendapat yang menganggap bahwa koperasi sebagai organisasi ekonomi rakyat yang harus dikembangkan menjadi unit usaha yang kukuh dalam rangka proses demokratisasi ekonomi. Pendapat ini mendasarkan pada semangat dan cita-cita kemerdekaan Indonesia yang ingin mengubah hubungan dialektik ekonomi, dari dialektik kolonial pada jaman penjajahan kepada dialektik hubungan ekonomi yang menjadikan rakyat sebagai kekuatan ekonomi. Tantangan bagi dunia usaha, terutama pengembangan Usaha Kecil Menengah , mencakup aspek yang luas, antara lain : peningkatan kualitas SDM dalam hal kemampuan manajemen, organisasi dan teknologi, kompetensi kewirausahaan, akses yang lebih luas terhadap permodalan, informasi pasar yang transparan, faktor input produksi lainnya, dan iklim usaha yang sehat yang mendukung inovasi, kewirausahaan dan praktek bisnis serta persaingan yang sehat.
Senin, 30 September 2013
Kepemagangan ke 3 periode Oktober-Desember 2013
Ini dia hasil seleksi Kepemagangan ke 3 periode Oktober-Desember 2013. Selamat bagi calon pemagang yang terpilih kami tunggu komitmen yang telah dijanjikan dan BESOK WAJIB kumpul pukul 4 di Kopma. Bagi yang belum berkesempatan di kali ini jangan dulu berkecil hati, masih ada banyak kesempatan lain tuk tetap berkontribusi di Kopma..Bravo Koperasi!
BS-Canteen+BS-Juice+BSCilox :
1. Ane P (Pend. Ekonomi)
2. Sri MNA (Pend. Akuntansi)
3. Elma Selviani (Pend. Matematika)
4. Siti Dulfa (MPP)
5. Lailatissilmi (PKK)
6. Mia Merdiana (Pend. Ekonomi)
7. Nira Lianasari (Adpen)
8. Intan Fatimah (PKK)
JNE+BS-Stationary+BS-Copy Center+E-BS:
1. Hasanudin (Pend. Geografi)
2. Pradya Paramitha (Pend. Kimia)
3. Cyndiana B. (MPP)
4. Ayi Tatang (Pend. Ekonomi)
5. Lucky Syahrian (Pend. Ekonomi)
Berikut ini waiting list pemagang, dimana dia yang namanya tercantum bisa sewaktu-waktu dipanggil untuk menggantikan pemagang yang telah terpilih apa bila terjadi sesuatu :
1. Annisaa Mahmudah
2. Rizka Utami
3. Juniar Alisa
4. Dewi Mei Liyani
BS-Canteen+BS-Juice+BSCilox :
1. Ane P (Pend. Ekonomi)
2. Sri MNA (Pend. Akuntansi)
3. Elma Selviani (Pend. Matematika)
4. Siti Dulfa (MPP)
5. Lailatissilmi (PKK)
6. Mia Merdiana (Pend. Ekonomi)
7. Nira Lianasari (Adpen)
8. Intan Fatimah (PKK)
JNE+BS-Stationary+BS-Copy Center+E-BS:
1. Hasanudin (Pend. Geografi)
2. Pradya Paramitha (Pend. Kimia)
3. Cyndiana B. (MPP)
4. Ayi Tatang (Pend. Ekonomi)
5. Lucky Syahrian (Pend. Ekonomi)
Berikut ini waiting list pemagang, dimana dia yang namanya tercantum bisa sewaktu-waktu dipanggil untuk menggantikan pemagang yang telah terpilih apa bila terjadi sesuatu :
1. Annisaa Mahmudah
2. Rizka Utami
3. Juniar Alisa
4. Dewi Mei Liyani
Asistensi Kepengurusan ke 2 Periode Oktober-Desember 2013
Selamat kepada para Asistensi Kepengurusan ke 2 Periode Oktober-Desember 2013 yang telah terpilih..kami tunggu karyanya di Kopma ya,silahkan tuk segera beradaptasi dengan bidangnya masing-masing..bravo Koperasi!
Sekretaris:
Zainal Arifin (Pend. Teknik Elektro)
Ratna Komalasari (PGSD)
Bendahara :
Tutik Kusriyanti (Adpen)
Mira Purnama Sari (PKN)
Humas :
Indra Karim Nugraha (Teknik Elektro)
Sintia Agustina (Pend. Ekonomi)
Organisasi :
Rifki Nurwan Aziz (PKN)
Aziz Saeful Mubarok (Keperawatan)
Elsa Kusumawardani (Pend. Ekonomi)
PSDA :
Endang Cahya Kusumah (Pend. Matematika)
Abdul Holid (Pend. Manajamen Perkantoran)
Personalia :
Attike Kusmiati (PLS)
Gina Restalia (Keperawatan)
Usaha :
Ilman Yahdiyan (Teknik Elektro)
Acep Suwarna (IPAI)
Sekretaris:
Zainal Arifin (Pend. Teknik Elektro)
Ratna Komalasari (PGSD)
Bendahara :
Tutik Kusriyanti (Adpen)
Mira Purnama Sari (PKN)
Humas :
Indra Karim Nugraha (Teknik Elektro)
Sintia Agustina (Pend. Ekonomi)
Organisasi :
Rifki Nurwan Aziz (PKN)
Aziz Saeful Mubarok (Keperawatan)
Elsa Kusumawardani (Pend. Ekonomi)
PSDA :
Endang Cahya Kusumah (Pend. Matematika)
Abdul Holid (Pend. Manajamen Perkantoran)
Personalia :
Attike Kusmiati (PLS)
Gina Restalia (Keperawatan)
Usaha :
Ilman Yahdiyan (Teknik Elektro)
Acep Suwarna (IPAI)
Minggu, 15 September 2013
Plakat Kopma BS UPI
Kami menyediakan jasa pembuatan plakat untuk acara/kegiatan baik di dalam kampus UPI maupun luar kampus UPI. Bisa juga kami kirimkan via JNE. Pemesanan hubungi : Info Kopma 085721652612
POLA PENGEMBANGAN KADER KOPMA BS UPI
A.
PENDAHULUAN
AS Hornby (Oxford Advance Learner’s
Dictionary) mengemukakan bahwa:
“Cadre
is a small group of people who are specially chosen and trained for a
particular purpose, or cadre is a members of this kind of group ; they where to
become the cadres of the new communist party”.
“Kader adalah sekelompok orang yang terorganisasi
secara terus menerus dan akan menjadi tulang punggung bagi kelompok yang lebih
besar”.
Yang
dimaksud kader dalam buku ini yaitu seluruh mahasiswa UPI yang telah menjadi
anggota koperasi mahasiswa bumi siliwangi, yang secara terus menerus aktif
dalam berkoperasi dalam rangka mengembangkan koperasi khususnya KOPMA BS UPI.
Sedangkan
pengertian Pengkaderan adalah usaha yang dilaksanakan secara sadar dan
sistematis selaras dengan pedoman pengkaderan KOPMA Bumi Siliwangi UPI sehingga
memungkinkan seorang kader koperasi mengaktualisasikan dirinya menjadi seorang
kader.
Pendidikan
merupakan hal yang sangat penting sekali dalam kehidupan, oleh karena itu
marilah kita tingkatkan pengetahuan, keimanan, ketakwaan serta wawasan dan
keterampilan kita melalui pendidikan. Pendidikan perkoperasian khususnya dapat
menjadi bekal bagi kita di masa depan karena dengan pendidikan perkoperasian
kita mampu menjadi seorang yang
berwiraswasta dan mampu menciptakan lapangan kerja bukannya mencari lapangan
kerja. Sehingga pada akhirnya dengan perkoperasian dan kewirausahaan kelak
bangsa kita akan maju karena ditunjang oleh SDM yang berkualitas.
Pendidikan
merupakan hal yang sangat urgen dan penting untuk diperoleh oleh setiap
manusia, dengan pendidikan maka sumber daya manusia akan meningkat dan
kecerdasan manusia juga akan meningkat yang pada akhirnya akan meningkatkan
pembangunan suatu bangsa.
Koperasi
mahasiswa BS yang merupakan organisasi kemahasiswaan yang berada di lingkungan
kampus Universitas Pendidikan Indonesia yang berfungsi sebagai unit kegiatan
mahasiswa yang bergerak dibidang bisnis dan usaha perkoperasian dan juga
pendidikan perkoperasian bagi para anggotanya. Salah satu hal utama yang
membedakan antara Unit Kegiatan Mahasiswa Kopma BS UPI dengan unit kegiatan
mahasiswa lainnya yang ada di lingkungan
UPI adalah dualisme fungsi dari Kopma BS UPI yaitu fungsi pendidikan dan fungsi
usaha, jadi dalam organisasi Kopma BS selain menjalankan roda usahanya juga
menitikberatkan pada aspek pendidikan bagi para anggotanya yang akan menjadi
kader koperasi.
Koperasi
Mahasiswa Bumi Siliwangi sudah mempunyai image yang positif diantara koperasi
mahasiswa lainnya khususnya Kopma yang ada di wilayah Bandung yaitu penekanan
pada aspek pendidikan, pendidikan lebih ditonjolkan dalam koperasi Kopma BS UPI
sehingga antara pendidikan perkoperasian dan usaha koperasi berjalan seimbang.
Hal ini memungkinkan para kader koperasi tidak hanya dapat menjalankan roda
usaha saja tetapi dapat mengerti dan memahami mengenai ideologi koperasi dan
dapat mengamalkan jiwa perkoperasian dan kewirausahaan dalam kehidupan
sehari-hari.
Bidang
Pengembangan Sumber Daya Anggota Kopma BS UPI merupakan bidang yang sangat
penting sekali dalam membangun kader-kader koperasi yang handal. Kemajuan
koperasi mahasiswa bukan diukur dari besarnya jumlah SHU yang terkumpul atau
banyaknya unit usaha yang ada di Kopma, akan tetapi keberhasilan Koperasi Mahasiswa
tercermin dari terciptanya kader-kader koperasi mahasiswa yang berjiwa koperasi
dan kewirausahaan, dan mampu mengamalkan nilai-nilai perkoperasian dalam
kehidupan sehari-hari. Besarnya jumlah SHU itu hanyalah merupakan salah satu
hasil dari pengamalan nilai-nilai koperasi dari para kader koperasi. Oleh
karena itu pendidikan perkoperasian dalam organisasi koperasi mahasiswa
khususnya sangatlah penting bagi kemajuan koperasi itu sendiri.
B.
BENTUK PENGEMBANGAN KADER KOPMA BS UPI
- Pengembangan
Kader Melalui Jalur Pendidikan Formal
Pendidikan formal
yang dilaksanakan di Kopma BS UPI yaitu tiga jenjang diantaranya :
a.
Pendidikan
Pra Anggota
b.
Masa
Bimbingan Anggota
c.
Pendidikan
Dasar Koperasi (Diksarkop)
d.
Pendidikan
Menengah Koparasi (DMK)
e.
Pendidikan
Khusus (Diksus)
Secara lebih jelas
ketiga jenjang pendidikan tersebut akan diuraikan sebagai berikut :
a.
Pendidikan Pra Anggota (PEPRA)
Pendidikan pra anggota merupakan bentuk pendidikan awal bagi calon
anggota KOPMA BS UPI . Tujuannya yaitu untuk memberikan pengetahuan awal
mengenai koperasi dan KOPMA BS UPI pada calon anggota. Dengan harapan ketika
calon anggota mengetahui apa itu koperasi dan keuntungan jadi anggota kopma bs
upi, calon anggota berminat untuk bergabung menjadi anggota KOPMA BS UPI.
b.
Masa Bimbingan Anggota
Masa bimbingan anggota ini merupakan upaya pengenalan dasar-dasar
koperasi kepada anggota baru KOPMA BS Upi sebelum diadakannya
DIKSARKOP.Tujuannya agar saat pelaksanaan DIKSARKOP anggota tidak terlalu tabu
mengenai perkoperasian.
c.
Pendidikan Dasar Koperasi (Diksarkop)
Pendidikan Dasar
Koperasi (Diksarkop) merupakan bentuk pendidikan formal Kopma BS UPI pada
jenjang pertama. Tujuannya yaitu agar terciptanya kader/anggota yang mempunyai
wawasan dan pemahaman yang benar tentang nilai-nilai idealisme koperasi, serta
peran strategis kopma sebagai organisasi bisnis mahasiswa.
d.
Pendidikan
Menengah Koperasi (DMK)
Pendidikan
menengah koperasi merupakan bentuk pendidikan formal Kopma BS UPI pada jenjang
menengah, yang dilaksanakan setelah Diksarkop. Tujuannya yaitu agar terciptanya
kader/anggota yang mempunyai kemampuan manajerial koperasi dan mampu
mengaplikasikannya dalam organisasi koperasi mahasiswa.
e.
Pendidikan
Keorganisasian
Pendidikan khusus
merupakan bentuk pendidikan keorganisasian Kopma BS UPI yang dilaksanakan
setelah Diksarkop dan DMK, pendidikan khusus ini dapat berupa :
a)
Staff Kepengurusan,
b)
Asistensi Kepengurusan,
c)
Kepengurusan GC
Tujuannya yaitu agar
materi-materi yang telah didapatkan di Diksarkop dan DMK dapat diaplkikasikan
dalam Pendidikan ini khusus ini.
- Pengembangan
Kader Melalui Jalur Pendidikan Non Formal/Praktek
a.
Gugus Cooperative
a)
Lembaga
Pendidikan dan Pelatihan Koperasi (LP2K)
b)
Bumi
Siliwangi Organizer (BSO)
c)
Bumi
Siliwangi Desain Community (BSDC)
d) Inkubator Bisnis Mahasiswa (IBM)
b.
Program Magang
Program magang dilaksanakan
pada unit usaha Kopma BS UPI
c.
Study Komparatif
Study komparatif dilaksanakan ke koperasi mahasiswa
lain atau ke perusahaan-perusahaan yang maju dan berkembang.
d.
Asistensi
Bidang
Program ini dilaksanakan untuk memberikan
pengalaman keorganisasian kepada anggota KOPMA yang terpilih melalui seleksi .
- Pengembangan
Kader Melalui Jalur Pendidikan Informal (Pengutusan Kegiatan)
Pengutusan kader merupakan salah satu pendidikan informal yang bertujuan
untuk menambah wawasan dan pengetahuan anggota yang berasal dari luar kegiatan
pendidikan KOPMA BS UPI. Pendidikan tersebut berupa seminar, pelatihan, atau
kegiatan pendidikan yang dilakukan oleh KOPMA rekanan atau instansi terkait
lainnya.
DIKSARKOP 2013
It's show time..mari kenali lebih dekat, ikuti acara Pendidikan Dasar Koperasi (Diksarkop) Kopma..segera hadir di awal November, pastinya akan meriah!
Informasi pendaftaran dan acara nantinya akan diinfokan langsung lewat sms juga, pantengin terus informasi terbarunya di semua media sosial Kopma...
Open Recruitment Kepemagangan Angkatan ke IV Periode Oktober-Desember
CP: Bidang Personalia Kopma Inda (085720077971), Liska (08970384998)
Open Recruitment Asistensi Kepengurusan periode 2: Oktober-Desember
Ingin belajar dan merasakan sensasi menjadi pengurus? Inilah saatnya kita mengabdi, takkan ada kata penyesalan disini, banyak pengalaman yang takkan terbayangkan sebelumnya kan kalian dapatkan..
Soal testimony? Tanyakan kepada kader-kader kami yang pernah bergabung bersama kami.. :D
Persyaratan :
-Fotocopy Sertifikat Diksarkop dan DMK
-Mengisi Formulir pendaftaran asisten
-Master plan asisten untuk di bidangnya
-Surat rekomendasi dari Komisariat masing-masing
Catat tanggal pentinganya :
-Pengumpulan persyaratan 16-24 September
-Tes Tulis 25 September
-Interview 27 September
-Pengumuman 29 September
CP: Risti (085719004692),Iqbal (085794800541)
(form bisa di download disini : http://www76.zippyshare.com/v/78175352/file.html)
Soal testimony? Tanyakan kepada kader-kader kami yang pernah bergabung bersama kami.. :D
Persyaratan :
-Fotocopy Sertifikat Diksarkop dan DMK
-Mengisi Formulir pendaftaran asisten
-Master plan asisten untuk di bidangnya
-Surat rekomendasi dari Komisariat masing-masing
Catat tanggal pentinganya :
-Pengumpulan persyaratan 16-24 September
-Tes Tulis 25 September
-Interview 27 September
-Pengumuman 29 September
CP: Risti (085719004692),Iqbal (085794800541)














