This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 26 Agustus 2014

TA'LIM KELUARGA BESAR KOPMA BS UPI



Sudah menjadi rutinitas di KOPMA BS UPI setiap bulannya ada sebuah silaturrahmi antara pengurus, pengawas dengan karyawan dan anggota KOPMA BS UPI yang dirangkum dalam bentuk suatu Ta’lim (red: pengajian rutinan). Tema ta’lim kali ini adalah “Etos Kerja menurut Islam”. Suatu perkara yang dipimpin oleh yang tidak ahlinya maka tunggulah kehancurannya, dalam melaksanakan segala tindakan hendaknya didasarkan pada niatnya, bagaimanapun tindakan yang kita lakukan tetapi niatnya kurang baik niscaya tindakan yang kita lakukan tersebut tidak akan mendapat ridho dari Allah SWT.
Dalam ta’lim kita kali ini yang dihadiri oleh 30 orang penceramah memberikan ilmu kepada kita semua bahwa Allah memberikan rezeki kepada seseorang karena seseorang tersebut mau berusaha dan mencari ridho Allah SWT. Hal yang salah disini adalah jika seseorang mengambil hak orang lain dan memakan makanan yang diharamkan oleh Allah. Sekecil apapaun harta yang haram akan berpengaruh terhadap perilaku kita sehari-hari. Seseorang yang mau berusaha dan bekerja dengan niat mencari ridho Allah maka pekerjaaan yang ia jalani akan mendapat keberkahan dan kenikmatan di dunia ini.  Oleh karena itu marilah kita tekadkan dalam segala pekerjaan kita dan dalam mencari ilmu hendaknya diniatkan hanya karena Allah SWT.

Barangsiapa yang pada sore hari ia merasa lelah setelah bekerja dan berkarya dengan disertai keikhlasan serta untuk mendapat kebermanfaatn bagi orang lain maka Allah akan Allah SWT mengampuni dosanya.
Setelah penceramah menyampaikan ulasannya, selanjutnya sesi bertanya, adapun penanya pertama yaitu Ibu Evi (Karyawan Kasir KOPMA BS UPI) pertanyaannya “Bagaimana hukumnya ketika pembeli yang uang kembaliannya tidak dikembalikan dalam bentuk uang tapi dalam bentuk barang jajanan lagi? Misalnya ketika seseorang belanja dan masih ada uang kembalian sebesar Rp. 500,- namun tidak diberikan dalam bentuk uang tetapi bentuk permen 5 bungkus itu bagaimana hukumnya?”
Jawabannya: “hukumnya sah-sah saja asalkan sudah ada akad atau kesepakatan kedua belah pihak, dalam hal ini agar kedua belah pihak tidak merasa dirugikan”.
Selanjutnya penanya kedua yaitu Teh Wina (Karyawan Jus KOPMA BS UPI) pertanyaannya “Lalu bagaimana dengan kembalian yang tidak dikembalikan, karena biasanya pelanggan di KOPMA itu mengatakan nanti aja teh kembaliannya, namun seiring berjalannya waktu terkadang uang kembalian tersebut tidak jadi dikembalikan kepada si pembelinya, dosakah kita?”
Jawabannya: “Ketika kita sudah berusaha untuk mengingatkan maka kita tidak berdosa meskipun orang tersebut tidak mengambil kembaliannya, namun ketika kita sengaja melupakan dan sengaja dilupakan kembalian itu maka kita yang berdosa”.
Penanya ketiga yaitu Pak Dian (Karyawan Copycenter KOPMA BS UPI) pertanyaannya “Apa definisi pekerja yang beriman dan yang diridhai allah?”
Jawabannya: “Niatkan dalam hati bahwa kita bekerja ini untuk menafkahi anak istri untuk membangun keluarga yang harmonis samawa (sakinah, mawaddah, dan warahmah), karena tidak ada bentuk secara konkrit yang bisa kita lihat wujud orang yang bekerja karena ridha allah itu tetapi melalui keikhlasan dalam setiap tindakan/pekerjaannya, sesuatu yang dilakukan dengan ikhlas itu diniati dengan mencari ridha allah swt, tekadkan dalam semua aktifitas kita ini untuk mencapai ridha allah swt. Dengan usaha sedikit demi sedikit namun tetap dalam keistiqomahan dan kontinuitas maka apapun yang kita kerjakan mencapai ridha allah SWT”.
Berikutnya penanya ke empat yakni Lailatissilmi (Pengurus LP2K KOPMA BS UPI) peratanyaaanya “Pada dasarnya SHU (Sisa Hasil Usaha) itu dibagikan ke anggota kopma saja sedangkan di kopma itu yang bertransaksi bukan anggota saja tapi non anggota kopma juga ikut bertransaksi bagaimana itu hukumnya?”

Jawabannya: “Sah-sah saja, karena sistem SHU ini sama dengan sistem bagi hasil dalam ekonomi islam yang memang porsentase keuntungannya sudah ditentukan diawal sesuai dengan aktivitasnya masing-masing anggota. Adapun keuntungan yang didapat dari penjualan dengan non anggota, itu juga sah-sah saja untuk dibagikan sebagai SHU, karena merupakan keuntungan bersama dari hasil usaha yang dimodali oleh anggota sesuai dengan modalnya”.
Penanya terakhir yaitu Teh Nayundha Yustriana (Staf Organisasi KOPMA BS UPI) “Bagaimana hukum menggaji seorang pegawai Bank?”
Jawabannya: “Sebenarnya hukum gaji pegawai bank ini masih mengalami polemik, namun kita singkirkan permasalahan tersebut dengan meniatkan dalam hati bahwa gaji yang kita terima itu karena kita telah bekerja sungguh-sungguh dan profesional sesuai bidang kita, dan gaji yang kita terima itu karena apresiasi hasil keringat atau kerja keras kita sendiri.
Nahh... sekian cerita Ta’lim kita sore ini bersama Ustad Sapaat Abdussalam (Mahasiswa UPI Jurusan IPAI 2013) semoga bermanfaat bagi kita semua, dan sampai jumpa di ta’lim-ta’lim berikutnya.


Kopma BS UPI, 26 Agustus 2014.
Author: Attike Kusmiyati (Staf Usaha KOPMA BS UPI) & Fujia Rizky Agustin (Staf Administrasi)
Publisher: Attike Kusmiyati (Staf Usaha KOPMA BS UPI)

BAKSO OPLOSAN KOPMA BS UPI


Hello Kopmania.. Siang-siang makan BAKSO KOPMA BS UPI enak kali yaaa.. hehee Siapa sih yang gak kenal dengan yang namanya bakso ?
Yupp,, itu dia makanan yang paling enak disantap, kenapa yaah?? Yuu kita cari tahu apakah anda tahu asal mula bakso?

Kata Bakso berasal dari kata BAK – SO, dalam bahasa hokkien berarti “ daging babi giling “ karena kebanyakan orang indonesia adalah muslim maka bakso lebih umum di buat dari bahan halal yaitu daging ayam, sapi atau pun ikan. Pada awal abad ke -17 akhir Dinasti Ming di Fuzhou, Hidup seorang pria bernama Meng Bo yang tinggal di sebuah desa kecil.
Meng Bo sangat baik dan sangat berbakti kepada orang tuanya. Kebaikan dan bakti kepada ibunya sudah dikenal di kalangan tetangganya. Suatu hari, ibunya yang sudah mulai tua sudah tidak dapat makan daging lagi, karena giginya sudah mulai tidak bisa makan sesuatu yang agak keras. Ini sedikit mengecewakan karena dia suka sekali makan daging.
Meng Bo ingin membantu ibunya agar bisa mengonsumsi daging lezat lagi. Sepanjang malam duduk, memikirkan bagaimana mengolah daging yang bisa dimakan oleh ibunya. Hingga suatu hari, ia melihat tetangganya menumbuk beras ketan untuk dijadikan kue mochi.
Melihat hal itu, timbul idenya. Meng Bo langsung pergi ke dapur dan mengolah daging dengan cara yang digunakan tetangganya dalam membuat kue mochi. Setelah daging empuk, Meng Bo membentuknya menjadi bulatan-bulatan kecil sehingga ibunya dapat memakannya dengan mudah. Kemudian ia merebus adonan itu, tercium aroma daging yang lezat. Meng Bo menyajikan bakso itu kepada ibunya. Sang ibu merasa gembira karena tidak hanya baksonya yang lezat, tapi juga mudah untuk dimakan.
Meng Bo sangat senang melihat ibunya dapat makan daging lagi. Cerita bakti Meng Bo cepat menyebar ke seluruh kota Fuzhou. Penduduk berdatangan terus menerus untuk belajar membuat bakso yang di buat Meng Bo. Dan resep terus menyebar dari keluarga ke keluarga lain, kota ke kota lain dan bahkan sekarang diindonesia. Mungkin bentuk dan rasa yang di buat Meng Bo dan kita makan sehari-hari pasti beda. Cuma sama-sama daging empuk yang di buat bulat2.

Di indonesia bakso sudah dikembangkan resepnya jadi beda-beda. Dari segi warna bakso, resep soup dan lain2 sudah berbeda dari dulu sampai sekarang. Inilah sejarah muncul nya bakso. Uuuuh jadi ngilerr nih pengen bakso.
Publisher: Attike Kusmiyati (Staff Usaha KOPMA BS UPI)
Source: dari berbagai sumber

Senin, 25 Agustus 2014

KOPMA BS UPI Mendelegasikan Kadernya di Acara Nasional FKKMI


Kamis tanggal 14 sampai 17 Agustus yang lalu UKM KOPMA BS UPI  mendelegasikan kadernya sebanyak dua orang yaitu Fitriyani Rizky (Asisten PSDA season 1) dan Sita Nurhalimah (Asisten DIKLAT season 1) untuk mengikuti acara Loka Karya Standarisasi Pendidikan KOPMA Seluruh Indonesia dan Musyawarah Nasional Forum Komunikasi Koperasi Mahasiswa Indonesia (FKKMI) dengan tema “Revitalisasi Gerakan Koperasi Mahasiswa melalui Komunikasi, Pendidikan dan Pengkaderan” yang diadakan di STAIN Purwokerto dan Baturaden, Banyumas. Acara tersebut dihadiri oleh delegasi-delegasi berasal dari berbagai KOPMA yang  tersebar di Indonesia seperti : KOPMA UNILA (Universitas Lampung), KOPMA UNLAM (Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin), KOPMA UIN Jakarta, KOPMA UNTIRTA, KOPMA UNISBA, KOPMA UGM, KOPMA Unnes, KOPMA UMM,  dan masih banyak lagi.
Delegasi-delegasi yang terdiri atas Ketua KOPMA dan Kabid PSDA atau Perwakilan dari masing-masing KOPMA se-indonesia tersebut dikumpulkan untuk mengikuti serangkaian acara yang diselenggarakan oleh FKKMI dengan bekerjasama dengan KOPMA STAIN Purwokerto, KopKun dan KOPMA Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Acara ini terdiri atas Seminar Nasional, Sharing mengenai keadaan KOPMA masing-masing, membahas draft Desain Kaderisasi Koperasi untuk membuat standar pendidikan koperasi mahasiswa se-Indonesia serta Musyarawah Nasional untuk membahas Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus FKKMI periode 2012-2014 menentukan ketua FKKMI untuk periode 2014-2016. Selain itu, di akhir acara juga ada kegiatan rekreasi ke Loka Wisata Baturaden.
Acara Seminar Nasional menghadirkan pemateri bernama Toto Karyanto R, SE. yang juga seorang social-preneur. Beliau mengajarkan kepada kami mengenai wirausaha, kepedulian terhadap orang-orang sekitar dan kesadaran akan pentingnya sukses bersama yang salah satunya dapat dilakukan dengan berkoperasi. Acara selanjutnya yaitu Loka Karya (diskusi) dalam rangka menyusun kurikulum pendidikan koperasi semua KOPMA agar pendidikan koperasi di setiap KOPMA seragam karena sebagaimana kita ketahui bahwa selama ini masing-masing KOPMA memiliki Pola Pengkaderan yang berbeda. Hasilnya yaitu pola pengkaderan yang dimulai dari Orientasi (di KOPMA BS UPI dikenal sebagai Pendidikan Pra Anggota/PEPRA), DIKSAR/DIKSARKOP, DIKMEN/DMK serta DIKJUT (Pendidikan Lanjut) yang sebenarnya KOPMA BS UPI telah melaksanakan pola pengkaderan ini lebih awal.
Saat kegiatan Sharing berlangsung, kami mendengarkan dari beberapa orang delegasi KOPMA lain bahwa mereka memiliki masalah terutama dalam bidang permodalan. Mereka bercerita bahwa sistem keanggotaannya otomatis sehingga saat mahasiswa baru registrasi juga membayar simpanan pokok dan simpanan wajib. Namun, simpanan pokok dan simpanan wajib tersebut dipungut langsung oleh pihak rektorat sehingga saat mereka memerlukan dana untuk keperluan KOPMA-nya mereka harus mengajukan proposal terlebih dahulu dan menghadapi segala birokrasi yang ada padahal seharusnya dikelola secara independen oleh mereka. Jadi, baik secara langsung maupun tidak masalah ini menghambat kegiatan usaha serta kegiatan organisasi mereka.
Di luar kegiatan sharing, kami juga sempat berbincang-bincang dengan beberapa delegasi dari KOPMA lain tentang bagaimana kondisi KOPMA disana, sebagian besar diantaranya menjawab bahwa jarang ada pengurus demisioner yang masih mau berkunjung ke KOPMA untuk membimbing pengurus atau sekedar bertanya mengenai keadaan KOPMA. Lain halnya dengan KOPMA BS UPI yang alhamdulillah pengurus demisionernya masih terlihat berkunjung ke KOPMA.
Acara Musyawarah Nasional FKKMI digelar pada hari ketiga. Setelah sidang komisi dan sidang pleno untuk mengesahkan produk yuridis dan membahas serta mengesahkan LPJ Pengurus BPP, terpilihlah saudara Ngudi Prasetyo (Koordinator Wilayah D.I.Y) sebagai Ketua FKKMI baru periode 2014-2016 untuk menggantikan saudara Ahmad Jaelani.