Minggu, 15 September 2013

POLA PENGEMBANGAN KADER KOPMA BS UPI


A.  PENDAHULUAN
AS Hornby (Oxford Advance Learner’s Dictionary) mengemukakan bahwa:
“Cadre is a small group of people who are specially chosen and trained for a particular purpose, or cadre is a members of this kind of group ; they where to become the cadres of the new communist party”.
“Kader adalah sekelompok orang yang terorganisasi secara terus menerus dan akan menjadi tulang punggung bagi kelompok yang lebih besar”.
            Yang dimaksud kader dalam buku ini yaitu seluruh mahasiswa UPI yang telah menjadi anggota koperasi mahasiswa bumi siliwangi, yang secara terus menerus aktif dalam berkoperasi dalam rangka mengembangkan koperasi khususnya KOPMA BS UPI.
            Sedangkan pengertian Pengkaderan adalah usaha yang dilaksanakan secara sadar dan sistematis selaras dengan pedoman pengkaderan KOPMA Bumi Siliwangi UPI sehingga memungkinkan seorang kader koperasi mengaktualisasikan dirinya menjadi seorang kader.
            Pendidikan merupakan hal yang sangat penting sekali dalam kehidupan, oleh karena itu marilah kita tingkatkan pengetahuan, keimanan, ketakwaan serta wawasan dan keterampilan kita melalui pendidikan. Pendidikan perkoperasian khususnya dapat menjadi bekal bagi kita di masa depan karena dengan pendidikan perkoperasian kita mampu menjadi seorang  yang berwiraswasta dan mampu menciptakan lapangan kerja bukannya mencari lapangan kerja. Sehingga pada akhirnya dengan perkoperasian dan kewirausahaan kelak bangsa kita akan maju karena ditunjang oleh SDM yang berkualitas.
            Pendidikan merupakan hal yang sangat urgen dan penting untuk diperoleh oleh setiap manusia, dengan pendidikan maka sumber daya manusia akan meningkat dan kecerdasan manusia juga akan meningkat yang pada akhirnya akan meningkatkan pembangunan suatu bangsa.
            Koperasi mahasiswa BS yang merupakan organisasi kemahasiswaan yang berada di lingkungan kampus Universitas Pendidikan Indonesia yang berfungsi sebagai unit kegiatan mahasiswa yang bergerak dibidang bisnis dan usaha perkoperasian dan juga pendidikan perkoperasian bagi para anggotanya. Salah satu hal utama yang membedakan antara Unit Kegiatan Mahasiswa Kopma BS UPI dengan unit kegiatan mahasiswa lainnya yang  ada di lingkungan UPI adalah dualisme fungsi dari Kopma BS UPI yaitu fungsi pendidikan dan fungsi usaha, jadi dalam organisasi Kopma BS selain menjalankan roda usahanya juga menitikberatkan pada aspek pendidikan bagi para anggotanya yang akan menjadi kader koperasi.
            Koperasi Mahasiswa Bumi Siliwangi sudah mempunyai image yang positif diantara koperasi mahasiswa lainnya khususnya Kopma yang ada di wilayah Bandung yaitu penekanan pada aspek pendidikan, pendidikan lebih ditonjolkan dalam koperasi Kopma BS UPI sehingga antara pendidikan perkoperasian dan usaha koperasi berjalan seimbang. Hal ini memungkinkan para kader koperasi tidak hanya dapat menjalankan roda usaha saja tetapi dapat mengerti dan memahami mengenai ideologi koperasi dan dapat mengamalkan jiwa perkoperasian dan kewirausahaan dalam kehidupan sehari-hari.
            Bidang Pengembangan Sumber Daya Anggota Kopma BS UPI merupakan bidang yang sangat penting sekali dalam membangun kader-kader koperasi yang handal. Kemajuan koperasi mahasiswa bukan diukur dari besarnya jumlah SHU yang terkumpul atau banyaknya unit usaha yang ada di Kopma, akan tetapi keberhasilan Koperasi Mahasiswa tercermin dari terciptanya kader-kader koperasi mahasiswa yang berjiwa koperasi dan kewirausahaan, dan mampu mengamalkan nilai-nilai perkoperasian dalam kehidupan sehari-hari. Besarnya jumlah SHU itu hanyalah merupakan salah satu hasil dari pengamalan nilai-nilai koperasi dari para kader koperasi. Oleh karena itu pendidikan perkoperasian dalam organisasi koperasi mahasiswa khususnya sangatlah penting bagi kemajuan koperasi itu sendiri.


B.       BENTUK PENGEMBANGAN KADER KOPMA BS UPI

  1. Pengembangan Kader Melalui Jalur Pendidikan Formal
Pendidikan formal yang dilaksanakan di Kopma BS UPI yaitu tiga jenjang diantaranya :
a.       Pendidikan Pra Anggota
b.      Masa Bimbingan Anggota
c.       Pendidikan Dasar Koperasi (Diksarkop)
d.      Pendidikan Menengah Koparasi (DMK)
e.       Pendidikan Khusus (Diksus)

Secara lebih jelas ketiga jenjang pendidikan tersebut akan diuraikan sebagai berikut :
a.      Pendidikan Pra Anggota (PEPRA)
Pendidikan pra anggota merupakan bentuk pendidikan awal bagi calon anggota KOPMA BS UPI . Tujuannya yaitu untuk memberikan pengetahuan awal mengenai koperasi dan KOPMA BS UPI pada calon anggota. Dengan harapan ketika calon anggota mengetahui apa itu koperasi dan keuntungan jadi anggota kopma bs upi, calon anggota berminat untuk bergabung menjadi anggota KOPMA BS UPI.
b.      Masa Bimbingan Anggota
Masa bimbingan anggota ini merupakan upaya pengenalan dasar-dasar koperasi kepada anggota baru KOPMA BS Upi sebelum diadakannya DIKSARKOP.Tujuannya agar saat pelaksanaan DIKSARKOP anggota tidak terlalu tabu mengenai perkoperasian.
c.       Pendidikan Dasar Koperasi (Diksarkop)
Pendidikan Dasar Koperasi (Diksarkop) merupakan bentuk pendidikan formal Kopma BS UPI pada jenjang pertama. Tujuannya yaitu agar terciptanya kader/anggota yang mempunyai wawasan dan pemahaman yang benar tentang nilai-nilai idealisme koperasi, serta peran strategis kopma sebagai organisasi bisnis mahasiswa.
d.      Pendidikan Menengah Koperasi (DMK)
Pendidikan menengah koperasi merupakan bentuk pendidikan formal Kopma BS UPI pada jenjang menengah, yang dilaksanakan setelah Diksarkop. Tujuannya yaitu agar terciptanya kader/anggota yang mempunyai kemampuan manajerial koperasi dan mampu mengaplikasikannya dalam organisasi koperasi mahasiswa.
e.       Pendidikan Keorganisasian
Pendidikan khusus merupakan bentuk pendidikan keorganisasian Kopma BS UPI yang dilaksanakan setelah Diksarkop dan DMK, pendidikan khusus ini dapat berupa :
a)         Staff Kepengurusan,
b)        Asistensi Kepengurusan,
c)         Kepengurusan GC
Tujuannya yaitu agar materi-materi yang telah didapatkan di Diksarkop dan DMK dapat diaplkikasikan dalam Pendidikan ini khusus ini.

  1. Pengembangan Kader Melalui Jalur Pendidikan Non Formal/Praktek
a.      Gugus Cooperative
a)      Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Koperasi (LP2K)
b)      Bumi Siliwangi Organizer (BSO)
c)      Bumi Siliwangi Desain Community (BSDC)
d)     Inkubator Bisnis Mahasiswa (IBM)
b.      Program Magang
Program magang dilaksanakan pada unit usaha Kopma BS UPI
c.       Study Komparatif
Study komparatif dilaksanakan ke koperasi mahasiswa lain atau ke perusahaan-perusahaan yang maju dan berkembang.
d.        Asistensi Bidang
Program ini dilaksanakan untuk memberikan pengalaman keorganisasian kepada anggota KOPMA yang terpilih melalui seleksi .

  1. Pengembangan Kader Melalui Jalur Pendidikan Informal (Pengutusan Kegiatan)
Pengutusan kader merupakan salah satu pendidikan informal yang bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan anggota yang berasal dari luar kegiatan pendidikan KOPMA BS UPI. Pendidikan tersebut berupa seminar, pelatihan, atau kegiatan pendidikan yang dilakukan oleh KOPMA rekanan atau instansi terkait lainnya.

0 komentar:

Poskan Komentar