Minggu, 21 Desember 2014

LAPORAN KEGIATAN PENDIKAN DASAR KOPERASI 2014

DISUSUN OLEH :
ANGGUN OKTAVIA HERLIANTI
NTA : 4660
KOMISARIAT FPEB


Pendidikan dasar koperasi (DIKSARKOP) merupakan acara rutin yang diselenggarakan oleh pengurus KOPMA BS UPI sebagai rangkaian acara kaderisasi pengurus KOPMA.DIKSARKOP sangatlah bermanfaat untuk para anggota, supaya dapat mengetahui banyak hal tentang koperasi umumnya di Indonesia dan khususnya di Universitas Pendidikan Indonesia.DIKSARKOP pun penting sebagai sarana pembinaan dan pengembangan koperasi, sehingga para anggota dapat berperan aktif di dalam KOPMA.
Acara DIKSARKOP tahun ini diselenggarakan pada tanggal 1-2 November 2014, bertempat di Auditorium FPIPS dan hari kedua diadakan di Koperasi Pondok Pesantren Al-Ittifaq, Ciwidey.Acara DIKSARKOP ini mengambil tema, “Pendidikan Dasar Koperasi Membangun Jati Diri Penuh Prestasi dengan Ilmu dan Aksi Berkoperasi”.Cukup banyak peserta yang hadir di acara pertama, bukan hanya anggota KOPMA BS UPI, tapi ada juga anggota KOPMA Rekanan dari UIN dan UNPAS.Seluruh peserta dibagi dalam 9 kelompok.
Gambar 1. Suasana Peserta di Auditorium FPIPS
Tepatnya pukul 08.00 WIB, MC menyambut kedatangan peserta dengan membagikan beberapa voucher makan dari Steak Ranjang, Mie Reman, dan juga KOPMA. Tentunya pembagian voucher tersebut tidak cuma-cuma, peserta diminta untuk menjawab pertanyaan MC yang menanyakan arti dari “DIKSARKOP”. Beberapa peserta bisa menjawab dan mendapatkan voucher tersebut. Setelah pembagian voucher, kurang lebih pukul 08.30 WIB MC membuka acara formal yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Saudara Ayi Tatang Juana. Setelah pembacaan ayat suci Al-Quran, Auditorium FPIPS dimeriahkan dengan suara para peserta bersama tim padus KOPMA BS UPI untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne KOPMA dan Mars KOPMA.
Gambar 2. Seluruh peserta menyanyiakan lagu Indonesia Raya, Hymne dan Mars KOPMA
Laporan acara disampaikan langsung oleh ketua pelaksana DIKSARKOP yang menjelaskan tentang tujuan diadakannya DIKSARKOP.Sambutan selanjutnya dari Perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung yang merasa bangga akan inisiatif mahasiswa untuk menyelenggarakan acara DIKSARKOP untuk mempelajari dasar-dasar koperasi yang sudah dianggap ketinggalan zaman oleh kebanyakan masyarakat dewasa ini. Staf ahli sekaligus pendiri KOPMA BS UPI Prof. Dr. H Syamsuri, SA.memberikan sambutan yang begitu memotivasi untuk terus berkoperasi dan hidup sukses dengan “SELAMAT”. Setelah sambutan-sambutan, acara DIKSARKOP 2014 resmi dibuka dengan membunyikan angklung oleh staf ahli KOPMA, perwakilan Dinas KUKM Kota Bandung & Dr. Purwadi, M.Pd.
Pembukaan acara DIKSARKOP berlangsung dengan khidmat, acara selanjutnya adalah pematerian oleh  Bapak Dr. Purwadi, M.Pd sebagai Keynote Speaker. Beliau memberikan materi yang mengatakan bahwa MEA dapat dihadapi dengan cara berkoperasi. Tentunya anggota koperasi pun harus aktif berperan dan bekerja sama untuk membangun koperasi yang mampu mensejahterakan anggotanya. Setelah pematerian berakhir, seluruh peserta yang telah dibagi ke dalam 9 kelompok harus menyimpulkan isi materi tersebut dengan menuangkannya ke dalam sebuah gambar dalam karton putih.Setiap peserta haruslah kreatif untuk menggambarkan kesimpulan materi.
Gambar 3. Peserta berdiskusi untuk menggambarkan kesimpulan materi
Tidak lama setelah menggambar, acara dilanjutkan kembali dengan pematerian “Lebih Mengenal Koperasi” yang disampaikan oleh Saudara Angga Bhakti Kusuma sebagai Ketua Bidang PSDA KOPINDO.Beliau menjelaskantentang jati diri koperasi, tujuan, prinsip, dan manfaat koperasi bagi perekonomian. Beliau pun menekankan bahwa koperasi tidak akan berjalan tanpa adanya partisipasi anggota yang aktif. Waktunya untuk kembali menyimpulkan isi materi dalam bentuk gambar, lalu dilanjutkan dengan ISOMA.
Setelah ISOMA, acara dilanjutkan kembali dengan materi “Permodalan” yang disampaikan oleh Bapak H. Irwansyah, SE. materi yang sangat bermanfaat karena peserta diajarkan cara menghitung SHU, dan setiap kelompok harus menjawab pertanyaan yang telah disediakan, setiap yang menjawab mendapatkan voucher makan.
Gambar 4.Bapak H. Irwansyah, SE. yang sedang menyampaikan materi Permodalan
            Materi tentang Permodalan telah selesai disampaikan, suasana di dalam Auditorium kembali dimeriahkan oleh penampilan kesenian angklung oleh Eltramus PGSD UPI. Penampilan tersebut sangatlah menghibur dan membuat seluruh peserta kembali bersemangat untuk menyimak materi berikutnya yang akan disampaikan oleh Bapak Herlan Firmansyah, S.Pd, M.Pd. sebagai ketua BKPK. Beliau menyampaikan materi tentang “Manajemen Organisasi Koperasi”.Beliau pun menjelaskan bahwa didalam manajemen organisasi koperasi terdapat perangkat koperasi yang terdiri atas RAT, Pengawas, dan Pengurus.
Materi  berikutnya disampaikan oleh, Saudari Ristiyani Jamilia sebagai ketua pengawas KOPMA BS UPI.Ia menyampaikan materi mengenai Organisasi Koperasi KOPMA BS UPI, dan menjelaskan lebih rinci mengenai fungsi RAT, Pengawas, dan Pengurus. Materi yang terakhir ini ditutup dengan menulis bagaimana peran peserta saat ini sebagai anggota KOPMABSUPI danapa cita-cita di KOPMA.Lima materi yang sangat bermanfaat dan sangat memotivasi untuk terus aktif dalam berkoperasi.Kini tiba di penghujung acara, peserta kembali menggambarkan kesimpulan materi dan sebagian peserta menunaikan solat ashar.Setelah selesai, acara ditutup dengan pengumuman untuk acara di hari kedua.
***

Hari kedua acara DIKSARKOP, seluruh peserta telah berkumpul di Sekre KOPMA sebelum pukul 07.00 WIB. Peserta akan berkunjung ke KOPONTREN Al-Ittifaq di desa Alam Endah, Rancabali, Ciwidey. Ada 3 Bis yang digunakan seluruh peserta dan juga panitia. Setelah persiapan dan pengecekan peserta, setiap kelompok menaiki bis yang telah ditetapkan panitia. Perjalanan yang cukup memakan waktu, tapi peserta tidak merasa bosan karena panitia menyiapkan jargon penyemangat dan juga yel-yel yang ceria.
Tak terasa waktu perjalanan yang panjang, kini peserta dan panitia sampai di desa Alam Endah.Dengan berjalan kaki, peserta dan panitia menuju KOPONTREN Al-Ittifaq.Perjalanan panjang yang melelahkan ini tidak terasa karena disuguhi pemandangan yang indah dengan udara sejuk khas dataran tinggi.
Gambar 5. Gerbang Pesantren Al-Ittifaq
            Gerbang Pesantren Al-Ittifaq telah menyambut, suasana pesantren begitu tampak saat melihat para santri yang memperhatikan kedatangan kami.Tak lama setelah itu kami memasuki Aula pesantren untuk menerima sambutan dan juga materi pengenalan KOPONTREN Al-Ittifaq. Sambutan ramah dari salah satu ustadz yang juga memberikan materi, ia mengatakan bahwa di pondok pesantren al-ittifaq ini bukan hanya sekedar belajar ilmu agama saja yang di pelajari, namun santri pondok juga di wajibkan belajar selain belajar agama. Diantaranya santri pondok pesantren al-ittifaq ini ajarkan untuk belajar pertanian terutama komodity sayuran dataran tinggi dan juga kegiatan agribisnisnya. Dimana hasil penanaman sayur yang di tanam dan di budidayakan oleh para santri akan di salurkan dalam kegiatan agribisnis pondok.  Dimana hasil sayuran yang di tanam oleh para santri akan di pasarkan ke beberapa toko super market di antaranya lion super indo, yogya, lotte. Ada beberapa komodity unggulan yang di hasilkan oleh petani pondok diantaranya; buncis, bawang daun, kol, wortel, daun seledri, daun pucuk labu dsb.Dan juga ada salah satu unggulan yang di hasilkan dari pondok pesantren ini selain daripada sayuran hortikultural, di pondok juga dikembangkan buah strawberry dan pepino.Jadi selain mendapatkan ilmu agama santri juga mendapatkan ilmu tentang pertanian perdangan yang lebih menjurus kepada  kemandirian  hidup para santri.
            Setelah mendengarkan materi yang membuat kami takjub, acara berikutnya adalah ISOMA yang akan dilanjutkan dengan kunjungan ke bidang usaha yang dijalankan KOPONTREN Al-Ittifaq. Kunjungan pertama, tiap kelompok akan ditemani oleh dua orang santri untuk menuju kantor KOPONTREN, Gudang, Perkebunan, Peternakan, dan Sekolah. Di kantor KOPONTREN peserta diberikan penjelasan tentang kegiatan yang ada di kopontren tersebut dan berbagai macam penghargaan yang diraih oleh kopontren tersebut.
            Menariknya,  setiap santri salafiyah diharuskan untuk bekerja mengelola perekebunan dan peternakan, mereka juga lah yang mempacking serta memasarkannya. Kegiatan ini kami lihat langsung di gudang penyimpanan sayuran.
Gambar 6.Kegiatan santri di gudang penyimpanan sayuran sebelum dikirim ke supermarket.
            Bukan hanya mengelola bisnis di bidang sayuran saja, KOPONTREN pun mengelola peternakan sapi, kambing dan kelinci.Saat diperjalanan dalam kunjungan, kami pun berbincang dengan salah satu santri yang merupakan manajer pemasaran di KOPONTREN.Ia menyampaikan bahwa pada mulanya, Mang Haji dan santrinya menanam sepuluh jenis sayuran di lahan seluas lima tumbak, atau sekitar 70 meter persegi. Kini pesantren memiliki 14 hektare lahan dengan 132 macam sayuran organik dan semiorganik yang dikelola 326 santri.Pesantren juga menggerakkan petani di sekitarnya untuk mengembangkan usaha serupa.Bersama para petani itu, mereka bisa memasok tiga-empat ton sayuran setiap hari ke pasar swalayan, restoran, hotel, dan rumah sakit di Bandung serta Jakarta.
            Setelah selesai kunjungan, peserta menuju ke sekolah untuk bermain games dengan para panitia. Disana kami bermain game tiup aqua dan foto bersama. Kami kembali menuju aula untuk sholat ashar dan kembali pulang.Sebelum pulang, panitia mengumumkan pemenang gambar kreatif dan membagikan doorprize.Kurang lebih pukul 17.00 WIB.Kami kembali ke kampus.Pengalaman yang begitu menginspirasi untuk terus berkoperasi dan mensejahterakan perekonomian di Indonesia. BRAVO KOPERASI !!

https://twitter.com/diksarkop2014



Publisher by: Attike Kusmiyati (3843) Staf Usaha Kopma BS UPI 2014-2015

0 komentar:

Poskan Komentar